Beranda » Kakorlantas Polri: Setiap Personel Harus Mampu Jabarkan Instruksi Menjadi Langkah Nyata

Kakorlantas Polri: Setiap Personel Harus Mampu Jabarkan Instruksi Menjadi Langkah Nyata

by Salma Hn
0 comment

JAKARTA — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., memberikan arahan tegas kepada seluruh personel mengenai pentingnya profesionalisme, digitalisasi, dan pelayanan humanis. Hal ini merupakan langkah strategis dalam mendukung program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sekaligus mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Irjen Agus mengingatkan bahwa setiap instruksi pimpinan tidak boleh berhenti di atas kertas, melainkan harus dijabarkan secara konkret oleh pelaksana di lapangan. Ia meyakini bahwa jajarannya memiliki kemampuan untuk menerjemahkan setiap satu perintah menjadi sepuluh langkah nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Penguatan Program ‘Polantas Menyapa’

Sesuai arahan Kapolri, program “Polantas Menyapa dan Melayani” kini diperkuat di seluruh lini, mulai dari bidang Registrasi dan Identifikasi (Regident), Penegakan Hukum (Gakkum), hingga Keamanan dan Keselamatan (Kamsel). Seluruh program ini memiliki satu muara utama: menciptakan ekosistem lalu lintas yang aman dan tertib.

“Digitalisasi di Korlantas ini cukup bagus. Masing-masing satuan kerja sudah memiliki sistemnya. Tinggal dimunculkan terus dan ditingkatkan,” tegas Irjen Agus pada Selasa (12/5/2026). Fokus utama transformasi digital ini mencakup revitalisasi Indonesia Safety Driving Center (ISDC), pengembangan konsep Smart City, hingga penguatan sistem penegakan hukum berbasis teknologi.

Transformasi Digital dan Pendekatan Humanis

Di bidang penegakan hukum, Korlantas terus mendorong penggunaan teknologi modern seperti ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) dan face recognition. Namun, teknologi tersebut tetap diimbangi dengan pendekatan humanis melalui kolaborasi lintas sektor. Korlantas aktif menggandeng komunitas ojek online, sekolah, kampus, hingga pondok pesantren melalui konsep lima pilar keselamatan.

Selain itu, Kakorlantas meminta jajaran untuk mengoptimalkan kembali kegiatan edukasi seperti safety riding, terutama dalam menyambut Hari Keselamatan Lalu Lintas yang diperingati setiap September.

Apresiasi bagi Personel Berprestasi

Irjen Agus secara khusus memberikan apresiasi kepada personel patroli jalan raya yang mampu menjalankan tugas dengan empati dan mendapatkan respons positif dari publik. Ia meminta para pimpinan di setiap jajaran untuk memantau dan mengelola personel yang memiliki potensi serta bekerja dengan baik.

“Kalau ada personel yang punya potensi dan bekerja dengan baik, itu harus dikelola dan diapresiasi. Karena tidak semua orang bisa melakukan itu,” pungkasnya.

You may also like

Leave a Comment

About Us

We’re a media company. We promise to tell you what’s new in the parts of modern life that matter. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo. Sed consequat, leo eget bibendum sodales, augue velit.

@2022 – All Right Reserved. Designed and Developed byu00a0PenciDesign